BERAU — Dunia jurnalistik di wilayah Kalimantan Timur memasuki babak baru seiring dengan diresmikannya Asosiasi Media Nusantara. Kesepakatan strategis ini dicapai melalui rapat pembentukan yang berlangsung khidmat di Kafe BJS Berau, Sabtu (25/4/2026).
Pembentukan asosiasi ini diinisiasi oleh kesadaran kolektif para insan pers akan urgensi sebuah wadah yang solid, profesional, dan mampu bertindak sebagai sistem pendukung (support system) yang nyata di lapangan. Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta menegaskan komitmen mereka untuk mendorong industri media agar lebih berkualitas, transparan, dan berintegritas.
Visi dan Target Organisasi
Ketua Umum terpilih Asosiasi Media Nusantara, Sulkifli, S.I.Kom., menekankan bahwa organisasi ini didirikan sebagai rumah yang mengayomi para pegiat media untuk saling menguatkan. Menurutnya, keseriusan para anggota yang hadir merupakan indikator positif bagi masa depan asosiasi.
"Hasil rapat kita hari ini sangat konstruktif. Saya melihat antusiasme dan keseriusan teman-teman semua untuk membesarkan asosiasi ini sangat luar biasa. Mari kita junjung tinggi amanat ini, menjaga akreditasi, dan terus memegang teguh kode etik jurnalistik sebagai marwah profesi kita." — Sulkifli, S.I.Kom., Ketua Umum Asosiasi Media Nusantara.
Lebih lanjut, Sulkifli memaparkan bahwa tujuan utama asosiasi adalah meningkatkan standardisasi kualitas media agar lebih kompetitif menghadapi tantangan zaman. Ia menargetkan agar organisasi ini dapat menjadi mitra strategis yang diakui secara luas oleh publik dan otoritas pers.
"Kami ingin asosiasi ini menjadi mitra yang kredibel. Target kita jelas, yakni mendapatkan pengakuan resmi dari Dewan Pers dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh kalangan, baik bagi anggota maupun masyarakat yang membutuhkan informasi akurat."
Susunan Kepengurusan Inti
Dalam rapat pembentukan ini, forum secara resmi menetapkan susunan kepengurusan inti untuk periode awal. Berikut adalah rinciannya:
Ketua Umum : Sulkifli, S.I.Kom
Sekretaris : Hadi Wijaya
Bendahara : Anggun
Guna mengoptimalkan pergerakan dan program kerja di lapangan, kepengurusan inti ini juga akan didukung oleh divisi-divisi strategis yang diisi oleh tenaga-tenaga profesional dan berpengalaman di bidangnya.
Kehadiran Asosiasi Media Nusantara diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan profesi yang selama ini dihadapi oleh para jurnalis, sekaligus meminimalisasi polemik di lapangan melalui komunikasi yang terstruktur. Dengan mengusung semangat *"saling menguatkan"*, asosiasi ini berkomitmen untuk menjadi pilar tangguh yang memperkuat ekosistem informasi di Nusantara, berawal dari kebersamaan yang dibangun di Kabupaten Berau.
