BENGKALIS – Dalam rangka menyukseskan program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Bantan, Polres Bengkalis, melakukan peninjauan langsung ke lahan budidaya jagung pipil di Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan, pada Selasa (4/5/2026) pagi.
Detail Peninjauan Lapangan
Kegiatan pengecekan ini dipimpin langsung oleh Ps. Kapolsek Bantan, IPTU Muhammad Iskandar, S.P., didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukamaju, Aipda Junaidi Kurniawan. Lokasi peninjauan difokuskan pada lahan ketahanan pangan seluas kurang lebih 2 hektare yang terletak di Jalan Sandang Pangan, RT 01/RW 08, Desa Sukamaju.
Program ini merupakan inisiatif kolaboratif antara:
Polsek Bantan sebagai pembina dan pendukung program.
BUMDes Bathin Restu Bersama selaku pengelola teknis.
Pemerintah Desa Sukamaju sebagai penyedia fasilitas dan koordinasi kewilayahan.
Kondisi Komoditas dan Optimalisasi Lahan
Komoditas yang dibudidayakan pada lahan tersebut adalah jagung pipil varietas Paragon. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, kondisi tanaman dilaporkan tumbuh dengan baik dan telah memasuki fase siap panen.
Namun, untuk menjaga kualitas hasil akhir, petugas melakukan beberapa tindakan teknis:
Pemangkasan: Dilakukan pada sebagian tanaman yang mengalami kerusakan guna memastikan nutrisi terserap optimal oleh buah yang sehat.
Koordinasi Panen: Pelaksanaan panen raya saat ini sedang menunggu jadwal koordinasi antara pihak BUMDes dengan Pemerintah Desa setempat.
Komitmen Polri terhadap Ketahanan Pangan
Ps. Kapolsek Bantan, IPTU Muhammad Iskandar, menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar memantau, melainkan memastikan program pemerintah memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
"Kami ingin memastikan program ketahanan pangan ini berjalan secara berkelanjutan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan kelompok tani adalah kunci agar produktivitas pertanian di wilayah Bantan terus meningkat," ujar IPTU Muhammad Iskandar.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut berjalan dengan aman dan kondusif. Melalui penguatan sektor agrikultur ini, diharapkan Kabupaten Bengkalis memiliki fondasi pangan yang lebih mandiri dan kokoh.