Taktik pergeseran lokasi judi dadu ini sejatinya telah terpantau dan dilaporkan. Bukti visual berupa rekaman video kerumunan massa yang tengah bertransaksi, lengkap dengan titik koordinat lokasi di Limau Mungkur, telah diserahkan secara resmi kepada pihak berwajib. Redaksi mengirimkan laporan darurat tersebut melalui pesan WhatsApp pada pukul 19.49 WIB malam sebelumnya
Bukti benderang tersebut diteruskan langsung ke sejumlah pucuk pimpinan, meliputi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak
Kini, publik secara terbuka melayangkan tantangan keras terhadap komitmen "Presisi" Polri. Dengan bukti yang sudah di tangan aparat, alasan ketidaktahuan rasanya sulit diterima akal sehat. Masyarakat menuntut pembuktian nyata hari ini: Apakah Polsek Patumbak dan Polrestabes Medan memiliki nyali untuk segera menggerebek dan menutup total arena dugaan sabung ayam 'Pak Kulit' dan 'Mak Onces' yang eksis di Jalan Jahe, Patumbak?
Tantangan ini merupakan ujian bagi integritas penegak hukum. Mampukah pihak kepolisian menyapu bersih arena sabung ayam di Patumbak tersebut sekaligus melibas lokasi baru judi dadu di Limau Mungkur hari ini juga? Ataukah supremasi hukum dibiarkan tumpul dan tutup mata di hadapan terduga sindikat? Masyarakat menanti tindakan tegas aparat turun ke lapangan tanpa kompromi hari ini juga.