MEDAN — Perhatian aparat penegak hukum kini sangat dinantikan untuk merespons keresahan masyarakat terkait dugaan beroperasinya praktik perjudian jenis mesin tembak ikan merek 'Stargeme' di kawasan Jalan Speksi, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, aktivitas yang disinyalir sebagai arena perjudian tersebut diduga dikelola oleh seorang oknum berinisial 'Wak alias Yang'. Menurut keterangan salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan, lokasi ini diketahui belum lama beroperasi.
Meski terbilang baru, keberadaan mesin ketangkasan tersebut langsung memicu sorotan tajam. Warga khawatir aktivitas ini dapat dengan cepat merusak tatanan sosial, memicu tindak kriminalitas lanjutan, dan mengganggu stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan mereka.
Guna memastikan keberimbangan pemberitaan (cover both sides) sesuai Kode Etik Jurnalistik, redaksi telah melayangkan upaya konfirmasi resmi. Namun sayangnya, jajaran petinggi Polres Pelabuhan Belawan terkesan kompak bungkam dalam merespons informasi publik ini.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ke nomor 0813-1236-#### pada Rabu (4/11/2026) pukul 17:24 WIB, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., M.Si., belum bersedia membalas konfirmasi redaksi hingga berita ini diterbitkan.
Setali tiga uang, redaksi juga telah berupaya meminta tanggapan dari Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H. melalui pesan WhatsApp ke nomor 0813-6127-#### pada Rabu (4/11/2026) pukul 17:31 WIB. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan juga belum bersedia memberikan balasan atau keterangan resmi.
Melalui sorotan ini, masyarakat menaruh harapan besar agar institusi kepolisian tidak tutup mata dan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penyelidikan. Langkah penindakan hukum yang tegas, terukur, dan transparan sangat dinantikan guna memastikan kebenaran informasi di lapangan, sekaligus memutus mata rantai penyakit masyarakat di Kelurahan Rengas Pulau sebelum semakin meluas.(Tim)
