Memuat berita terbaru...

Dini Hari, Sekelompok OTK Rusak Kantor Pemuda Pancasila di Tanjung Morawa

  


TANJUNG MORAWA
— Ketenangan warga di Jalan Pembangunan, Kelurahan Tanjung Morawa Pekan, Kabupaten Deli Serdang, terusik pada Senin (6/7/2026) dini hari. Sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) dilaporkan melakukan perusakan terhadap kantor sekretariat organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi awal, insiden terjadi sekitar pukul 00.26 WIB. Aksi yang berlangsung cepat tersebut menyasar sejumlah fasilitas di area sekretariat. Meski sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, kerugian material dipastikan terjadi akibat kerusakan bangunan.

Sayangnya, insiden ini tidak hanya menyasar fasilitas ormas. Bentrokan dilaporkan merembet dan berdampak pada warga sipil di sekitar lokasi.

Berikut rincian sementara dampak dari peristiwa tersebut:

  • Kerusakan Fasilitas: Kantor sekretariat mengalami kerusakan fisik yang terindikasi akibat benturan benda tumpul.

  • Imbas terhadap Warga: Satu unit rumah warga yang berdekatan dengan lokasi kejadian turut mengalami kerusakan akibat imbas perusakan.

  • Gangguan Ketertiban: Keributan pada dini hari memicu kepanikan warga sekitar yang tengah beristirahat dan mengganggu keamanan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik penyerangan tersebut belum diketahui. Masyarakat berharap aparat penegak hukum, dalam hal ini Polsek Tanjung Morawa dan Polresta Deli Serdang, dapat segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV, dan mengumpulkan keterangan dari para saksi mata.

Langkah cepat dan terukur dari kepolisian dinilai krusial untuk mengusut tuntas insiden ini, mengamankan pelaku, serta mencegah potensi gesekan lanjutan yang dapat mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Deli Serdang.

Namun, saat berupaya dimintai keterangan resmi terkait penanganan kasus ini, Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H. Damanik, S.H., M.H., dan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Iptu Hotman Barus, S.H., tidak bersedia membalas konfirmasi dari wartawan.

Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh isu yang belum terverifikasi, dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.